Pada saat perang tabuk, para sahabat tertimpa kelaparan. Para sahabat berkata kepada Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam: "Jika engkau ijinkan, kami akan menyembelih onta agar kami bisa makan dan menggunakan lemaknya." Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam lantas bersabda: "Lakukanlah!"
Akan tetapi Umar tidak setuju. Ia berkata: "Wahai Rasulullah, jika kamu ijinkan (menyembelih onta) maka tunggangan akan semakin sedikit. Sebaiknya engkau panggil saja mereka untuk mengumpulkan sisa bekal mereka, lalu engkau berdoa agar Allah memberkahi, niscaya Allah akan memberkahi makanan mereka." Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam menjawab: "Baiklah."
Lalu beliau meminta alas dari kulit, kemudian beliau hamparkan. Beliau memanggil para sahabat, agar mengumpulkan sisa bekal mereka di atas alas tersebut.
Maka datanglah para sahabat. Ada yang membawa segenggam jagung, ada yang membawa segenggam kurma dan ada juga yang membawa remahan roti. Makanan yang sangat sedikit itu terkumpul di atas alas kulit tersebut. Lalu Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam mendoakan barokah makanan itu seraya bersabda: "Ambillah (makanan ini), dan masukkan ke tempat makanan kalian!"
Para sahabatpun mengambil dan memasukkan makanan itu ke dalam tempat makanan mereka, hingga penuhlah semua tempat makanan. Mereka semua makan hingga kenyang, bahkan makanan itu masih ada sisanya.
Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallam kemudian bersabda: "Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah dan aku bersaksi, bahwa aku adalah utusan Allah. Tidak ada seorang hamba yang menemui Allah dengan kedua kalimat tersebut tanpa ragu, kemudian dia terhalang masuk al-jannah (sorga)".
(Sumber: Shohih Muslim no. 27)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar